Skip to main content
Jambangan

Jambangan nan Cantik Jadi Jujukan Studi Banding Lingkungan

SURABAYA-Mengubah lingkungan yang kumuh menjadi asri dan bersih ternyata bisa dilakukan masyarakat secara bersama-sama. Inilah yang terjadi di Kelurahan Jambangan Surabaya. Warga di kelurahan ini memiliki semangat dan visi yang sama sehingga Jambangan, yang dulunya tak secantik ini, berubah menjadi jujukan studi banding. 

 

Hal ini disampaikan oleh Ketua kader lingkungan Kelurahan Jambangan, Yusmina Nurhadi. Menurutnya, masyarakat Jambangan memiliki kesadaran  yang tinggi terutama masalah lingkungan. Terbukti, di setiap perlombaan terkait lingkungan, Kelurahan Jambangan selalu memborong banyak penghargaan. 

“Setiap tahun kita menang ajang Surabaya Green and Clean.Pernah masuk penghargaan kategori pemula, berkembang dan maju. Terakhir pada 2017 ini kita mendapatkan penghargaan the best dari pemerintah kota,” ujarnya kepada Radar Surabaya, Kamis(5/4).

Selain itu, penghargaan lain juga diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada Kelurahan Jambangan sebagai Kampung Arek Suroboyo(IKAS). Penghargan demi penghargaan ini tentu saja diperoleh berkat keseriusan masyarakat Jambangan. Banyak-kader kader lingkungan yang menyebar di tiap RT yang membina warganya untuk selalu sadar akan kebersihan lingkungan. 

“Kami bentuk kader lingkungan di masing-masing RT ada 10 Orang. Untuk di RW-nya kami bentuk Satgas untuk mengantisipasi banyaknya pengunjung yang datang. Selain itu semua biaya yang keluar untuk pengelolaan lingkungan keluar dari swadaya masyarakatnya,” imbuhnya. 

Kelurahan Jambangan memang dikenal menjadi jujukan studi banding kota lain. Hal ini karena pengelolaan lingkungan di sana utamanya sampah telah berjalan baik.  Beberapa kota yang datang untuk sekedar berdiskusi dengan masyarakat setempat, berkenaan dengan semangat dan partisipasi masyarakatnya sehingga terwujud Jambangan yang bersih dan hijau. 

“Di Jambangan ini partisipasi masyarakat luar biasa. semua kompak, kerja bahu membahu mengurus lingkungan. Makanya setiap ada kota lain yang studi banding di Surabaya, selalu saya arahkan ke Jambangan,” ujar Adi Candra, Motivator Lingkungan dari Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau(DKRTH) Surabaya. 

Seperti pemenang kampung Green and Clean lain di Surabaya, Jambangan memiliki bank sampah, instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) di setiap RT-nya. Kelurahan Jambangan juga nampak hijau dan asri dengan ditumbuhkannya berbagai tanaman dan bunga hampir di semua rumah warga dan di tepi jalan, kolam ikan di sepanjang parit. Ada juga kebun sayur di tengah kota. Jambangan juga memiliki galeri untuk memamerkan  hasil dari daur ulang sampah. 

“Kita buat galeri juga, di sana kita pamerkan taplak meja dari sedotan, busana dari kresek, tas, tirai dan masih banyak lagi. Tujuannya agar orang yang berkunjung dapat melihat sendiri bagaimana kerja dari masyarakat kami,” imbuhnya. (is/no)

(sb/is/jek/JPR)

Sumber