Skip to main content
KIM-1

Pembinaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kota Bontang 2018

Dalam rangka meningkatkan pengetahuan, kecerdasan, keterampilan, kearifan terhadap komunikasi dan informasi yang sangat pesat berkembang di era industri 4.0 saat ini juga untuk mendorong berkembangnya motivasi masyarakat agar berpartisifatif aktif dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di kota Bontang, pemerintah melalui Dinas Komunikasi Informasi dan Statistika Kota Bontang  mengadakan kegiatan pembinaan kepada Kelompok Informasi Masyarakat (KIM).

Kegiatan pembinaan KIM dilaksanakan selama dua hari yang berlangsung mulai hari Senin-Selasa, 12-13 Nopember 2018 di Ruang Auditorium Tiga Dimensi Jalan Awang Long No. 1 Bontang yang diikuti oleh perwakilan dari masing-masing KIM Kelurahan Kota Bontang. Selama pembinaan dua hari tersebut peserta didampingi dua orang narasumber yang salah satunya adalah Boobin Nila Prasanta Yudha yang biasa akrab disapa dengan Cak Bonni, seorang praktisi dari KIM Kecamatan Jambangan Surabaya.

KIM dibentuk oleh masyarakat dari masyarakat dan untuk masyarakat secara mandiri dan kreatif yang aktifitasnya melakukan kegiatan pengelolaan informasi dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka menigkatkan nilai tambah. 

KIM selain sebagai mitra pemerintah dalam penyebaran, sosialisasi dan desiminasi informasi juga sebagai mediator komunikasi dan informasi pemerintahan dan pembangunan secara timbal balik yang berkesinambungan, KIM juga sebagai media pelayanan informasi antar masyarakat

Dalam laporannya ketua penyelenggara Dasuki yang juga Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Kota Bontang menyampaikan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan informasi dan komunikasi, bahkan hal tersebut di tuangkan dalam UUD Amandemen Pasal 29 Huruf F, untuk itu melalui KIM masing-masing kelurahan diharapkan menjadi mitra pemerintah untuk membantu dalam menyebarkan informasi yang benar. Benar secara ofline dan online, sehingga masyarakat terhindar dari berita yang tidak benar. 

KIM-2


Dasuki menyampaikan juga bahwa sasaran KIM adalah menjadi kanalisasi hubungan baik antara pemerintah kota dengan masyarakat dan sebaliknya. Lebih lanjut Dasuki  menyebutkan bahwa ciri dari pemerintahan yang  baik adalah menerapkan prinsip-prinsip good corporate governance, clean dan transparansi  ditambah lagi partisipasi dari masyarakat. Dengan demikian hubungan imbal balik ini mampu membangun image yang baik bahwa pemerintah Kota Bontang secara giat menyelesaiakan persoalan-persoalannya.

Selain itu Dasuki juga mengharapkan dari kegiatan pembinaan KIM Kota Bontang ini peserta mendapatkan pencerahan dari narasumber dengan paparannya yang inspiring, best practice dan success story sehingga termotivasi dan bangkit untuk bisa mengembangkan potensi-potensi ekonomi yang ada di wilayah masing-masing, menjadi kekuatan ekonomi digital dengan membangun dan mengembangkan e-commerce yang sesuai disamping pengelolaan informasi

Sementara itu Walikota Bontang Neni Moerniaeni dalam sambutan dan sekaligus pembukaan pembinaan KIM tahun 2018 menyampaikan bahwa Melalaui KIM masyarakat dapat menyampaikan informasi dan aspirasi kepada pemerintah kota yang sifatnya bottom up dan tentunya pemerintah sangat dibantu oleh masyarakat melalui informasi dan aspirasi tersebut. 

Dalam sambutan selanjutnya Walikota menyampaikan bahwa saat ini antar pemerintah kota dan provinsi di Indonesia melakukan kolaborasi untuk dapat saling mengadopsi program yang baik dimana beberapa program telah dijalankan oleh pemerintah Kota Bontang dan diapresisi oleh pemerintah pusat.

Terkait dengan industri teknologi 4.0 Walikota menyampaikan bahwa kita akan ketinggalan bila tidak siap menghadapi kemajuan teknologi. Teknologi adalah keniscayaan yang harus dihadapi dan Walikota berharap dapat berkomunikasi dengan ketua RT secara langsung melalui aplikasi-aplikasi berbasis teknologi semacam Halo RT, Halo Bu Wali untuk menyerap informasi dn masukan dari masyarakat.

Diakhir sambutan sebelum membuka secara remi pembinaan KIM tahun 2018 Walikota Bontang menyampaikan pesan kepada peserta untuk selalu membaca sebagai kunci untuk dapat lebih meningkatkan pengetahuan (*/sto1982)